Kajian Peluang dan Tantangan Sosiologi Dakwah di Majelis Taklim Manbaul Irvani Walhikmah
Abstract views: 57
,
PDF downloads: 28
Abstract
Majelis taklim, As a non-formal Islamic educational institution, the Majelis Taklim (Islamic study group) plays a crucial role in fostering religious community, particularly in the modern era, marked by technological advancements, social dynamics, and changes in the community's lifestyle. This study aims to analyze the opportunities and challenges of Majelis Taklim in the modern era from a sociological perspective, using a case study of the Majelis Manbaul Irvani Walhikmah (Islamic study group) in Serang City. This research method uses a qualitative approach, collecting data through observation and interviews. The results indicate that Majelis Taklim has significant potential to expand the reach of Islamic preaching through digital media, improve the quality of technology-based learning, and strengthen religious social networks among its members. However, in this modern era, Majelis Taklim faces several challenges, including a lack of technological literacy among its members, competition with religious content on social media that is not always credible, and changes in the younger generation's interest in traditional religious activities. From a sociological perspective, Majelis Taklim maintains a strategic position as an agent of social transformation and guardian of religious values, but requires continuous innovation to adapt to the needs of modern society.
Downloads
References
Abdullah, Amin. Studi Agama: Normativitas atau Historisitas?. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
Ahmad, Nur. “Tantangan Dakwah di Era Teknologi dan Informasi: Formulasi Karakteristik, Popularitas, dan Materi di Jalan Dakwah,” Jurnal Addin 8 no. 2 (2020), 319–344.
Al-Qur’an, Al-Ankabut (29): 2–3.
Arifin, M. Psikologi Dakwah Suatu Pengantar Studi. Jakarta: Bina Aksara, 1993.
Aziz, A. Dakwah dan Fenomena Selebriti Religius di Era Media. Jakarta: Prenadamedia Group, 2020.
Aziz, Ali. Pengantar Ilmu Dakwah. Jakarta: Kencana, 2009.
Bungin, B. Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana, 2011.
Cahyadi. Psikologi Dakwah: Potensi, Gejolak, dan Etika Aktivis Dakwah. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2015.
Gumplowicz, L. The Outlines of Sociology. Philadelphia: American Academy of Political and Social Science, 1899.
Hadjrah, M. Tuntunan Praktis Majelis Ta’lim Kendari. Jakarta: Departemen Agama RI, 2001.
Hamka, Rafiq. Islam dan Era Informasi. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1989.
Helmawati. Pendidikan Nasional dan Optimalisasi Majelis Ta’lim: Peran Aktif Majelis Ta’lim Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta, 2003.
Keputusan Menteri Agama Nomor 06 Tahun 1979 tentang Susunan Organisasi Departemen Agama RI. Jakarta: Departemen Agama, 1979.
Lubis, Herlina. Kesultanan Banten: Sejarah dan Peradaban Abad XVI–XVIII. Jakarta: Balai Pustaka, 2003.
Moleong, Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018.
Nata, Abuddin. Manajemen Pendidikan: Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2010.
Rohani. Ilmu Dakwah. Jakarta: Bumi Aksara, 2017.
Rozak. Panduan Kerja Juru Penerangan Agama. Jakarta: Proyek Penerangan, Bimbingan dan Dakwah/Khutbah Agama Islam Pusat, 1984.
Saputra. Pengantar Ilmu Dakwah. Jakarta: Rajawali Pers, 2011.
Sarbini. “Internalisasi Nilai Keislaman melalui Majelis Taklim,” Jurnal Ilmu Dakwah 5 no. 16 (Agustus, 2020).
Shaleh. Manajemen Dakwah Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1997.
Simmel, Georg. The Sociology of Georg Simmel. New York: Free Press, 1950.
Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers, 2012.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
Syamsuddin. Sosiologi Dakwah. Jakarta: Kencana, 2016.
Syulrianto. “Dakwah Kultural: Kasus Penyebaran Islam di Jawa,” Jurnal Dakwah 4 (2002): 118.
Copyright (c) 2025 Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










